Tuesday, May 20, 2008

KORUPSI???!!!MATI AJA DEH LO...

KIZAH NEGERI DONGENG

Alkisah di Organisasi Kocar Kacir,..........

Dipagi yang sumpek dan eneg- eneg...
“Bagaimana, deadline sudah beres?”…Bozku bertanya (Senin)
“Jangan lupa, saya sudah menerima laporan hari ini?”….Bosku meminta (Selasa)
“Saya tidak mau tahu, pokoknya semua program itu harus segera dibatalkan!...Bozku komplain (Rabu)
“Ini sama sekali tidak sesuai, masa buat budget tinggi sekali”, sambil mencoret semua yang sudah direncanakan?....Bozku menolak (kamis)
“Ngapain kerja, anda tidak menghasilkan apa- apa!....Bozku marah (Jumat)
“Bekerja itu mesti berkualitas! Semuanya mesti menghasilkan..”…Bozku sedang ceramah (sabtu)

Hari- hari dengan segala rutinitas diatas, sudah biasa menjadi bumbu penyedap kerjaanku. Yahh…termasuk asap rokok yang mengepul tiap hari di ruang kerjaku (yang nota benenya bidang kesehatan) tapi sudah banyak muka tembok, jadi seperti tembok semua…

Kuceritakan ya,……
Sssssttt….Bosku itu orang yang royal tapi cenderung pelit, royal dengan hal- hal yang gak mutu tapi pelit untuk perubahan, mau maju tapi gak mau modal (Yeahh….sama aja boong)….hari gini mana ada kemajuan pake gratisan. Tapi aku salut dengan pola fikirnya yang tanggap dengan perubahan, sayangnya penasehat pribadinya gak ada yang Jabeg (he he he….nyontek bahasa adekku…) artinya “gak ada yang bener”. Kasian juga bosku ini, habis- habisan out come money tapi hasilya nol besar… (Duh…My Boz, kasian sekali dikau…semoga tak selamanya begini)

Karyawan yang satu ini tampak aneh, kerjaanya cuma duduk, merokok, ngobrol, mengawasi staf, ngatur ini itu. Padahal dia sendiri tidak pernah bisa diatur…tau ttg protap kerjaanpun tidak, bahkan yang lebih parah gaptek abizzz (computer juga gak tau, hp juga untung2an karena kebutuhan… (Itu lho…kroninya si Boz, hampir 20% manusia ini menjadi hantu di kantorku)

Hmm….yang ini lain lagi, sok pinter dan sok tahu (kalo ngomong salah…wuihh…malu banget), gini- gini…staf ini kebanggan bos lho!...tak habis pikir kenapa hidup ya? Hikh hikh…hikh…(ketawaku ngumpet, takut ketahuan). Ceramahnya kaya orang pinter di negeri dongeng, mirip observer kebingungan (kaya paman Gembul….. huakh…huakh…wak…. Wak…. wak….Cruuutt….sumpah lucu banget tau!). Padahal kalo ditanya jawabnya sekenanya (Aduh…kasian juga ya, kalo diisi orang begini, mana bisa maju?)…Mungkin untuk nyumpekin tempat aja, lumayan buat tontonan gratis, he he he he….

Ada lagi….karyawan ini aneh bin ajaib. Sejujurnya sih pinter tapi keblinger…otaknya “Uaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang terussssssssssssssssssss”. Otaknya licik, licin, cuci tangan dan hobby mengkritik pekerjaan orang, tapi….kalo suruh ngerjain, sumpah…gak bisa tuh, ada aja alasannya, yang ngeri kalo pake dalil kitab….uuhhh…Cape deah! (tahu haram, eh dilakukan juga)….eh iya, staf ini masih perawan lho (kan belum disentuh wanita, he he he), bilangnya haram coy…iihhh nyentuh bukan muhrimnya haram, kalo korupsi embat terus!). Mana yang bener neh?….(pura- pura tutup mata aja deh)

Nah ini dia, sebenarnya staf ini saya suka….karena cepet bisa dipengaruhi, jadi…kalo ada program- program apapun cepet disetujui, tapi….hmmm…karena kelemahannaya ini sering dimanfaatkan orang (kasin juga ya…Cuma duduk jadi simbol dooang), yang lebih parah lagi kalo diomelin bawahannya dia Cuma bengong aja dan memasang wajah memeles (Oalah….piye toh, moso pimpinan dimarahin anak bawang), mungkin karena ketidaktahuannya jadi nelongso. Tenang aja coy….saya bantu dari jauh aja ya…Makanya saran aku, belajar yo…biar gak dikadalin orang terus.

Selanjutnya, staf yang pendiam dan penurut….tidak banyak komplain, tampak aman dan ABS (asal bapak senang…), staf seperti ini cenderung tidak banyak memberikan kontribusi di lingkungan kerjaku, Eiittttsss…..tapi jangan salah kemampuan diamnya menjadi alat untuk menggerogoti orang lain dan bahkan bisa mengahancurkan organisasi ini. Mulutnya baik sekali tapi hatinya serigala…kalo didalem “no comment…, kalo diluar yuuukkk….korupsi bareng- bareng, jelek2in orang lain, buka aib organisasi. Wah orang ini akan jadi duri dalam daging…kalo tidak cepet dibasmi (kecoa kale….he he he he)

Yuuukk….ini ada lagi, aneh tapi nyata…kita tengok disebelah meja kerjaku, tampak ada staf yang tidak pernah ngerjain apapun, tapi…minta ampun disayang ma bosku, yang dibilang ahli lah, pinterlah, berpengalaman lah, bla…bla…bla. Tapi dasar musang tampang manisnya jadi modal untuk bikin bosku luluh. Emang bagus juga sehhh…tapi gak tahan dengan tingkahnya yang sok nempeeeeeeellll terus sama bos, tidak ada hari lepas dari telinga bos, bisikannya dahsyat….(aku kadang eneg ½ mati)

Yang ini ada lagi, Superman gak pake sayap…sok konsep tapi gak tau tekhnis, tampak pinter tapi nilainya hancur (itu waktu kuliah dulu), sok banggain diri dengan pekerjaanya tapi tidak bertanya akan kontribusinya…(Wouiii….kemana aja lo!). Emosinya terlalu tinggi sehingga tampak bego kalo ada acara meeting terbuka, bukan saja mempermalukan diri sendiri namun juga mempertontonkan kelemahannya didepan orang lain, sungguh malang nasibmu nak…aku hanya akan menyaksikan kehancuranmu…(bukan doa tapi hanya prediksi, hihk….hikh..sama aja ya?), sebenarnya potensinya cukup besar untuk menjadi “Cassanova”….andai dia mampu mengimbangi dengan rasionalnya pastinya akan menjadi pionir yang handal.

Satu lagi yang menarik perhatian saya,…staf ini ular bermuka dua, licik dan gila banget. Sepak terjangnya menghalalkan berbagai cara, strategi korupsinya cukup halus, bahkan sampai pada batas kolaps pun mampu membuka mata ponggawa2nya. Main suap sana sini sudah hobby yang mengakar dalam darahnya, hasilnya…hmmm…cukup lumayan menghidupi antek- antek keluarganya. Jangan heran staf seperti ini akan dilindungi habis-habisan di lingkungan kerjaku. Staf seperti ini tidak akan ada matinya. Seperti virus yang menjadi dorman. Hebat….hebat….saya salut, kuacungi 4 jempol untuk staff begini (termasuk jempol kaki, huk,,,huk….huk….). Sssssttt….saya juga termasuk orang yang anti korup… (kasihan anak cucuku nanti makan duit haram).

Sssstttt....ini guyonan kelas teri tapi kalo ada yang merasa jangan kebakaran jenggot ya hiikk hikk hikkkk.....

Kalo sewot laporin aja ke KPK CAP CURUT

No tlp: 0000000011 (selamat salah sambung ha ha haaaaaaaa.....) Read more...

Read More..

KEIKHLASAN HATI...

UNTUK SESEORANG YANG AKU KAGUMI…

Kerinduanku padamu seolah tak dapat aku bendung lagi, sosok mengagumkan yang selalu ada disaat aku pilu, disaat aku lelah dan disaat aku senang. Bahkan sharing yang selalu kita lakukan selalu menghasilkan energi positif untuk kelangsungan karirku. Tak dapat kupungkiri kehadiranmu (dalam bentuk diskusi & advice) membuatku semakin berpersepsi dan meyakini segala ucapanmu sangat berpengaruh dalam sendi- sendi kehidupanku. Jejak yang sudah aku lalui adalah besar dari campur tanganmu, polesan manis dari setiap nasihat- nasihat bijakmu. Walaupun demikian aku tak serta merta membuat pola itu persis seperti dirimu, aku tetap menjadi diriku sendiri dengan berbagai rem dan kepercayaan yang kau berikan padaku. Ada banyak hal yang membuatku sangat bahagia, tertantang dan tersenyum. Rumus mataharimu membuatku bangkit untuk tetap bersinar bagi semesta alam.

Setiap senyum hangatmu yang selalu kau sunggingkan untukku dan sikapmu yang bersahaja serta kekagumanku akan pola fikirmu membuatku terobsesi akan dirimu. Sekali lagi kau buai aku dengan kemandirian yang mesti terpatri dalam hati dan tindakanku, walau demikian demokratisnya sikapmu tak pelak membuatku semakin mengagumimu. Kau…ajari aku banyak hal dan menciptakan nuansa baru yang beraroma dalam hias mimpi- mimpiku. Tak urung segalanya terasa indah, terasa mudah dan terasa ringan. Seolah dewa fortuna sabar menghampiri segala aktivitasku. Satu hal yang selalu aku ingat…apapun yang aku lakukan tak sedikitpun kau melarangku ataupun menghakimiku tapi dukungan dan support membuat aku terus berkarya.

Waktu telah berlalu, merubah seluruh nadi kehidupanku. Aku tersadar penuh akan konsekuansi yang mesti aku tanggung. Keindahan itu seolah pudar aku rasakan, gejolak hatipun semakin terasa menghimpit gairah karyaku. Tak sedikit pula aku semakin jauh dari rasa yang selama ini aku rindukan, dan tak jarang pula aku merasa haus akan katalisator yang selama ini ada didekatku.
Aku baru tersadar….itu adalah bagian dari masa laluku, bagian dari proses pembelajaranku, bagian dari asaku yang aku bentuk untuk menjadi diriku yang sesungguhnya.

Aku mencoba beranjak dari laluku dan membentuk kembali harapan itu menjadi nyata. Dalam sendiriku aku terus mencari pola, tak sedikit aku terseret arus hidup yang terasa menyakitkan, menatap aral yang terkadang aku nistakan dalam prinsip hidupku. Aku paksa menatap warna hitam pekat didepan mataku. Kutelan pahit, kujabarkan arti dan kusimpulkan maknanya menjadi proses belajarku.

Tuhan sedang mengajariku sebuah “arti” yang selama ini aku lalaikan, Tuhan sedang mengajariku “damai” dalam hati yang selama ini aku abaikan. Dari proses yang aku dapatkan juga termasuk persepsi yang salah membuatku khilaf.
Dan hari ini aku tahu apa yang sesunguhnya Tuhan ajarkan padaku,….sayup- sayup akupun belajar bangkit, mencari dan menguraikan satu persatu permasalahan hidup lalu aku coba terapkan dalam hati, fikiran dan rasaku. Tuhan sayang padaku…mengingatkanku dengan begitu halus, menertibkan hatiku dari segala alpa yang selama ini sering aku lakukan.

Detik ini aku mencoba membangkitkan ikhlasku dan kubentuk kesabaranku dengan lapang dada, kemudian aku coba tersenyum…kusentuh seluruh relung jiwaku. Aku berdiri tegak dan yakinkan dalam hati…Tuhan tetap bersamaku, Tuhan bersama orang- orang yang sabar dan Tuhan mencintai orang- orang yang jujur. Aku tak mau jauh dari Tuhan dan aku takut dijauhi Tuhan. Betapa aku paham bahwa ini adalah pembelajaran yang amat panjang dan berliku.

Tahukah kamu, sakitnya dibaikan? Sakitnya tak dihargai?...inipun belajar, kuuntai doa dan kuelus dadaku, sekali lagi untuk ikhlas dan sabar. Segala saran dan kasihmu cukup membangkitkan aku dari resah ini. Walaupun aku sadari bagimana hadapi munafiknya hidup dan menyaksikan kebiadaban manusia dalam berbagai cara, dengki, sirik, sabotase, dendam dll. Sekali lagi aku tetap pada jalur Tuhan. Sabar….Ikhlas dan berdoalah…., Tuhan selalu bersama kita.

Kamu bilang…sabar bukan berarti pasrah, namun tetap ukir prestasi dan berusaha melakukan yang terbaik. Satu hal yang tak hilang adalah aku tetap berkarya dan aku tetap berjalan menyusuri takdirku untuk memenuhi janjiku selalu menjadi “MATAHARI”. Amin… Read more...

Read More..

Gambaran hasil Konseling Kegiatan pada Penderita TB Paru

GAMBARAN HASIL KEGIATAN KONSELING PADA PENDERITA TB PARU
DI DESA CIKALAHANG KECAMATAN DUKUPUNTANG
KABUPATEN CIREBON TAHUN 2007

Heni Fa’riatul Aeni
Staf Pengajar DIII Kesehatan Lingkungan
STIKes Cirebon

Abstrak
Di Indonesia penyakit TB merupakan masalah utama, hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) menunjukkan bahwa penyakit TB merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernapasan pada semua kelompok usia dan nomor satu dari golongan penyakit infeksi.
Desa Cikalahang merupakan salah satu desa dari 13 desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Dukupuntang dengan jumlah penderita TB Paru terbanyak dibanding dengan desa yang lain.
Namun dalam penelitian ini penulis hanya mengambil mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit TB Paru di desa Cikalahang yang di lihat dari tiga variabel, yaitu variabel pengetahuan, perilaku, dan kondisi lingkungan.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan data yang diperoleh diambil dengan cara wawancara langsung dengan panduan kuesioner, serta dilakukan observasi kondisi lingkungan terhadap responden TB paru yang berjumlah 8 responden.
Dari hasil penelitian tersebut diperoleh keadaan; pengetahuan responden termasuk kategori baik dan kurang baik sama masing-masing 50%, perilaku responden termasuk kategori kurang baik sebesar 87,5%, dan kondisi lingkungan termasuk kategori baik dan kurang baik seimbang masing-masing sebesar 50 %.
Untuk mengatasi keadaan tersebut, maka perlu diadakan suatu usaha peningkatan pengetahuan, perilaku, dan terutama kondisi lingkungan para respon TB paru yaitu salah satunya dengan cara memberikan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kata Kunci: Konseling, TB Paru Read more...

Read More..

Nilai Anak dalam Kematian Neonatal

NILAI ANAK DALAM KEMATIAN NEONATAL
DI MASYARAKAT KABUPATEN CIREBON
(Studi Kasus Desa Suranenggala Kulon, Kec. Kapetakan
dan Desa Weru Lor, Kec. Weru)

Dian Ayubi
Staf Pengajar Departemen Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku
FKM Universtas Indonesia


ABSTRAK
Persepsi masyarakat terhadap nilai anak dapat mempengaruhi perawatan anak mulai dari lahir hingga dewasa. Keadaan ini pun dapat merupakan faktor kontekstual atas keberhasilan atau kegagalan program kesehatan. Studi kualitatif ini bertujuan ingin menggali persepsi masyarakat terhadap keberadaan anak dalam keluarga, akibat yang timbul karena ketiadaan anak dalam keluarga, preferensi masyarakat terhadap anak berjenis kelamin tertentu, perbedaan perlakuan bila ada kematian anak berjenis kelamin tertentu. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam (indepth interview) dan diskusi kelompok terarah (focus group discussion). Umumnya masyarakat merasa kasihan bila terdapat keluarga yang tidak memiliki anak. Masyarakat akan berusaha baik dengan pengobatan medis ataupun alternatif agar bisa memperoleh anak. Meskipun masyarakat mengatakan bahwa anak laki-laki dan perempuan sama namun ada kecenderungan masyarakat lebih menyukai anak perempuan. Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dalam melaksanakan kegiatan atau program kesehatan terkait dengan anak, misalkan Keluarga Berencana agar memperhatikan nilai anak pada budaya masyarakat. Masyarakat Cirebon umumnya menyukai anak dan cenderung mempunyai anak dalam jumlah banyak (3 – 4 orang).
Kata kunci: nilai anak; kematian neonatal (studi kualitatif) Read more...

Read More..

Studi Karakteristik Penderita Kanker Serviks

STUDI KARAKTERISTIK PENDERITA KANKER SERVIKS
DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS
TAHUN 1998 – 2000

Cucu Herawati
Staf Pengajar Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
STIKes Cirebon

Abstrak
Kanker serviks merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia karena menempati urutan pertama penyakit keganasan pada wanita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik penderita kankers serviks di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 1998 – 2000.
Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain cross sectional, jenis data sekunder yang berasal dari cacatan medik penderita Kanker Serviks, sampel yang digunakan adalah seluruh penderita Kanker Serviks di Rumah Sakit Kanker Dharmais tahun 1998-2000. pengolahan data menggunakan komputer dengan analisa univariat.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan, sebagian besar penderita berusia sama atau lebih 40 tahun (82,6%), penderita kebanyakan memiliki pendidikan 1 – 12 tahun (77,7%), sebagian besar memiliki paritas sama atau kurang dari 4 (39,8%) dan didapatkan 3 orang penderita tidak mempunyai anak, penderita yang datang berobat sebagian besar pernah mendapatkan pengobatan sebelumnya (55,9%), ditemukan penderita sebagian besar berada pada stadium lanjut (51,3%).
Saran peneliti sebaiknya perlu digalakan skrining, bagi pihak Rumah Sakit Kanker Dharmais hendaknya nmeningkatkan penyuluhan kesehatan atau pemasaran sosial, perlunya melengkapi data- data yang tidak lengkap serta adanya pelaksana khusus atau jelas dengan diberikan pelatihan sebelumnya, sebaiknya diadakan penelitian-penelitian lebih lanjut demi pengembangan penelitian khususnya penelitian yang berhubungan dengan Kanker Serviks.
Kata Kunci : Kanker Serviks Read more...

Read More..

Hubungan pola jajan dengan status gizi anak usia sekolah

HUBUNGAN POLA JAJAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH
KELAS IV, V DAN VI DI SDN PAMENGKANG II KECAMATAN MUNDU KABUPATEN CIREBON TAHUN 2004

ASIAH
Staf Pengajar Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Cirebon


Abstrak
Masalah gizi utama yang banyak dihadapi oleh anak usia sekolah adalah gizi kurang yang secara umum disebabkan oleh adanya kekurangan asupan energi dan protein. Di SDN Pamengkang II Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, siswa dengan status gizi kurang mencapai 18,57%. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi status gizi tersebut, diantaranya adalah pola jajan yang merupakan bagian dari pola makan setiap hari.
Penelitian korelasional ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan pola jajan dengan status gizi pada anak usia sekolah kelas IV, V dan VI. Dilakukan dengan menggunakan angket dan data pola jajan dan penggunaan KMS untuk anak tingkat sekolah dasar dan Madrasah Ibtida’iyah untuk pengukuran Antropometrik data status gizi (BB/TB). Sample diambil secara Purposive Sample dari populasi kelas IV, V dan VI yang memenuhi criteria subyek penelitian yaitu; pola makan dirumah yang cukup baik (3x/hari), konsumsi makan dirumah perhari termasuk kategori cukup baik (dengan skor BJK 5- 10).
Hasil penelitian yang diperoleh, responden mempunyai pola jajan sehat sebesar 47,14% dan pola jajan kurang sehat sebesar 35,48%. Sedangkan responden dengan status gizi baik sebesar 75,71%. Status gizi kurang sebesar 18,57% dan gizi lebih/ gemuk sebesar 5,1%. Dari hasil uji korelasi Rank Spearmen menunjukkan bahwa pola jajan anak usia sekolah mempunyai hubungan yang signifikan dengan status gizi sebesar 0,469.
Disarankan agar kebiasaan jajan pada siswa SD hendaknya mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung untuk turut bertanggung jawab atas tumbuh kembang anak diusia tersebut.
Kata Kunci: Pola Jajan, Status Gizi Read more...

Read More..

KOMENTAR ANDA