Sunday, February 8, 2009

BELAJAR IKHLAS...

MENCAPAI IKHLAS; KOLABARASI OTAK DAN HATI


IKHLAS. Betapa sering kita mendengar kata tersebut tiap harinya, terutama di tempat-tempat peribadatan. Ikhlas menjadi sesuatu yang senantiasa digaungkan oleh para pemuka agama apa pun. Namun, seberapa banyak orang yang benar-benar dapat menghayati makna ikhlas hingga ke lubuk hati atau bahkan berhasil menjalaninya?


IKHLAS adalah bagian terpenting dari pencapaian hidup manusia. Ikhlas merupakan perilaku hidup tertinggi yang dipedomankan Tuhan kepada manusia. Di dalamnya terkandung makna kesabaran, kepasrahan, dan penerimaan yang memungkinkan manusia semakin dekat dengan Tuhan.

Ikhlas juga merupakan kondisi perasaan dalam hati, bukan sekadar aktivitas pikiran. Oleh karena itu, belajar ikhlas juga berarti belajar dengan hati, yang berarti mengikuti kata hati. Kedengarannya memang mudah, tapi barangkali masih banyak di antara kita yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Pendiri Katahati Institute Jakarta, Erbe Sentanu kepada "PR" menyatakan, metode keikhlasan dicapai melalui pikiran (otak) 12 persen dan hati (jantung) 88 persen.

"Oleh karena itu, keikhlasan seseorang bisa diukur dengan melihat kondisi kesehatan jantung dan otaknya. Orang yang sudah benar-benar menerapkan keikhlasan dalam hidupnya, kondisi otak dan jantungnya akan jauh lebih baik daripada orang yang tidak atau belum ikhlas," tutur pria yang akrab disapa Nunu.

Ia juga menilai, kesulitan seseorang untuk mempelajari dan menerapkan ikhlas karena manusia senantiasa berpikir secara shopisticated (canggih) dan complicated (kompleks), sehingga keikhlasan menjadi sulit dicerna. Padahal, lanjut Nunu, untuk meraih keikhlasan itu sederhana saja.

"Sebagai sebuah aktivitas hati, untuk mencapai ikhlas kita harus mengistirahatkan pikiran kita. Dengan kata lain, memindahkan kesadaran kita dari otak ke dalam hati," tukas Nunu.

Oleh karena itu, pihaknya senantiasa memberikan pengajaran dan penerapan langsung untuk ikhlas melalui teknologi ikhlas. Teknologi ikhlas ini berisi program aplikasi praktis ilmu pengetahuan modern untuk melatih, mengukur, membuktikan, dan memproduksi tingkat keikhlasan hati seseorang guna memudahkan manusia mencapai tujuan hidup.

Teknologi ikhlas atau yang disebut ultimate self development technology ini merupakan hasil penggabungan kekuatan budaya Timur dan Barat, serta ilmu pengetahuan terkini seperti neuro science, brain science, dan tuntunan bijak falsafah hidup dan tauhid keagamaan untuk meraih kesuksesan hidup secara menyeluruh.

Teknologi ikhlas ini sifatnya otomatis. Kita tidak perlu memercayainya untuk memperoleh manfaatnya. Seperti kita tidak perlu percaya kepada handphone yang dapat mengirim sebuah pesan pendek (SMS), tapi cukup dengan melakukan prosedur pengiriman dengan benar. Itu saja.

Ketika kita tahu prosedur ikhlas dan mampu hidup ikhlas dengan mental fisiologis prosedur yang benar, keinginan-keinginan menjadi jauh lebih mudah untuk diraih. Oleh karena itu, yang perlu kita ketahui adalah bagaimana cara untuk menyempurnakan metode atau prosedur keikhlasan dalam hati dan pikiran.


FOCUS PIKIRAN
Untuk mencapai tahap ikhlas, tahap pertama yang harus dijalani adalah melatih pikiran kita untuk fokus (mind focus), guna meningkatkan kekuatan pikiran, kecerdasan emosi, dan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan dengan mudah dan menyenangkan.

Untuk melatihnya, dilakukan pengelolaan gelombang energi otak atau yang disebut brainwave management. "Pada tahap ini kami memanfaatkan audio digital player yang sudah diriset selama lebih dari 40 tahun di berbagai lembaga riset dan universitas-universitas di dunia, terutama di negeri Barat," ucap Nunu.

Gelombang energi otak ada empat. Pertama, gelombang beta, 14 -100 Hz, di mana pikiran kita sadar dan senantiasa memakai logika. Di gelombang ini biasanya stres, rasa kesal, cemas, dan keinginan untuk senantiasa kerja keras berkumpul," kata Nunu.

Kedua, gelombang alpha, 8 -13,9 Hz. Gelombang ini disebut juga alam bawah sadar, tempat terjadinya relaksasi dan imajinasi. Ketiga, gelombang theta, 4 -7,9 Hz. Pada gelombang ini intuisi manusia berada. Keempat, gelombang delta, 0,1 -3,9 Hz. Pada gelombang ini, seluruh pikiran kita beristirahat, biasanya dicapai pada saat kita tidur.

Pengelolaan gelombang energi otak tersebut melatih pikiran kita agar lebih mudah mencapai alam bawah sadar atau berada pada gelombang alpha dan theta. Karena pada kedua gelombang tersebut, manusia bisa menjadi lebih rileks, tenang, dan tingkat kreativitasnya sangat tinggi.

Mark Fisher, seorang milioner yang mencapai kesuksesan dengan cara yang cepat (instant millioner) berkata, "Jika Anda membuat pikiran bawah sadar Anda bekerja, maka Anda pasti akan sukses. Dan Anda tidak akan mungkin bisa menghindari kesuksesan tersebut."

Pengelolaan gelombang otak tersebut akan membantu kita untuk menemukan tombol ikhlas pada otak kita. Menurut Nunu, tombol ikhlas otak manusia terletak tepat di bagian tengah otak kita.

Untuk mengaktifkan tombol tersebut, kita tekan bagian tengah kening kita sambil membayangkan sebuah garis imajiner yang menembus langsung ke bagian belakang kepala kita. Lalu ambil titik lain di bagian tengah samping kiri kepala kita, dan bayangkan lagi sebuah garis imajiner dari kiri kepala kita yang menembus hingga ke bagian kanan kepala kita. Titik pertemuan kedua garis imajiner itulah yang mejadi tombol ikhlas atau god spot dalam otak kita.

"Sambil membayangkan garis-garis imanjiner tersebut, kita berusaha untuk menenangkan pikiran kita, lupakan segala permasalahan, dan mencoba bicara dengan Tuhan," tambah Nunu.

Ia mengutip pernyataan Dr. Ebrahim Kazim, pendiri Islamic Academy di Trinidad, para ilmuwan menemukan god spot atau pusat spiritualis di temporal lobe, sebuah titik pada bagian tengah otak, yang apabila diaktifkan dapat menjadi antena untuk komunikasi dengan Tuhan.


FOCUS HATI
Tahap berikutnya adalah pemfokusan hati (heart focus). Untuk mencapai fokus hati, dibutuhkan pengelolaan gelombang energi hati (heartwave management) yang bertujuan meraih keikhlasan melalui jantung dan perasaan serta menemukan tombol ikhlas di hati.

Metode ini digunakan untuk membongkar akar terdalam dari nafsu yang tak terpuaskan, keinginan untuk menang sendiri, keresahan, ketakutan, dan kepalsuan hati seseorang. Dengan begitu akan menciptakan proses pencapaian kesuksesan hidup lahir batin menjadi begitu sederhana, mudah, sekaligus menenteramkan.

Untuk mencapai ikhlas, sekaligus kembali kepada fitrah manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling mulia, menurut Nunu, tekniknya sederhana saja. Yang diperlukan hanyalah menghapus berbagai sifat ketidaksempurnaan manusia yang sempat terprogram di dalam hati atau bawah sadar.

Sifat ketidaksempurnaan ini terdiri dari berbagai nafsu yang menimbulkan perasaan serba tidak cukup, kekurangan, atau sebaliknya, merasa lebih dari yang lain, sekaligus perasaan takut gagal. Dengan membersihkan sifat-sifat ketidaksempurnaan itu, secara otomatis kita akan kembali merasa dan mulai menikmati fitrah hidup yang penuh dengan kesempurnaan.
Nunu Sentanu (Katahati Institute)
Read more...

Read More..

Friday, February 6, 2009

SABAR ADALAH KUNCI KECERDASAN EMOSI

SABAR ADALAH PROSES KESUKSESAN HATI

Kecerdasan merupakan ciri keunggullan manusia dalam memahami, memutuskan dan mengantisipasi. Kecerdaasan seseorang sering tidakdapat difahami seketika oleh orang kebanyakan , tetapi kemudianmenjadi kajian yang tak habis-habisnya setelah menjadi sejarah. Dalam perspektif ini jarak antara orang cerdas dengan orang gila sebenarnyasangat tipis, sehingga gagasan-gagasan orang cerdas sering dianggapgagasan gila. Kecerdasan seseorang memungkinkannya memiliki jarakpandang yang jauh, dua, tiga atau lebih dimensi, sementara orangkebanyakan hanya mampu melihat satu atau maksimal dua dimensi.

Pada umumnya kecerdasan dihubungkan dengan akal (intelektuil), tetapi kecerdasan intelektual ternyata belum menjamin ketepataan keputusan, sehingga dewasa ini orang sudah mulai membicarakan tentang kecerdasan yang lain, yaitu kecerdasan emosionil dan kecerdasaan spirituil.

Kecerdasan intelektuil diwujudkan dalam kemampuan berfikir. Menurut Asfihani, fikiran adalah potensi yang dapat mengantar pengetahuan sampai kepada obyek (quwwatun mudrikatun li al `ilmi ila al ma`lum), sedangkan berfikir artinya menggunakan potensi itu sesuai dengan kapasitas intelektualnya.

Dalam kehidupan, berfikir diperlukan untuk (a) memecahkan masalah (problem solving), (b) mengambil keputusan (decision making) dan © melahirkan sesuatu yang baru (kreatifitas). Karena kecerdasan merupakan keunggulan maka hal itu dapat diukur kualitasnya, antara
lain melaui metode yang digunakan (deduksi,induksi), atau dilihat seberapa tingkat kreatifitasnya (metode berfikir kreatip). Metode berfikir kreatip sering tidak bisa difahami orang lain, dan prosesnya melalui tahapan-tahapan, dari (a) orientasi, (b) Preparasi, © Inkubasi, (d) Iluminasi dan (e) Verifikasi. Orang yang bisa berfikir kreatip biasanya mempunyai ciri-ciri : (1) meemiliki kecerdasan diatas rata-rata, (2) memiliki sifat terbuka dan (3) memiliki sifat
bebas, otonom dan percaya diri. Jika kecerdasan intelektuil diwujudkan dalam berfikir, maka
kecerdasan emosi diwujudkan dalam merasa. Manusia memang makhluk yang berfikir dan merasa. Emosi nampak dalam perubahan fisik yang diakibatkan oleh peristiwa mental, seperti : muka merah (karena malu), muka pucat, tubuh gemetar, terkencing (karena takut) otot
mengencang (karena marah) ,mata terpejam dan menangis (karena haru atau gembira) dan sebagainya. Emosi adalah perubahan jasmani langsung mengikuti persepsi mengenai kenyataan yang menggairahkan.

Dalam kehidupan, kita mengenal berbagai tipologi manusia dilihat dari sudut ini, misalnya ada orang yang sangat pemalu disamping yang tidak tahu malu, yang penakut, disamping yang pemberani, yang sangat perasa disamping yang sudah mati rasa atau tidak berperasaan, yang pemarah disamping yang penyabar. dan sebagainya. Jika kecerdasan intelektualbisa diasah, demikian juga kecerdasan emosi dapat dirangsang.

Kecerdasan emosi ditandai dengan kemampuan pengendalian emosi ketika menghadapi kenyataan yang menggairahkan (menyenangkan, menakutkan, menjengkelkan, memilukan dsb). Kemampuan pengendalian emosi itulah yang disebut sabar, atau sabar merupakan kunci kecerdasan emosional.

Adapun kecerdasan spirituil merupakan kualitas kehidupan ruhaniah seseorang dimana seseorang dimungkinkan berkomunikasi secara rohaniah, baik secara horizontal maupun vertikal. Memahami kecerdasan spirituil akan mudah jika menggunakan paradigma tasauf.

Sabar : Kunci Kecerdasan Emosi (2)
Pengertian sabar adalah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi godaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Dalam agama, sabar merupakan satu diantara stasiun- stasiun (maqamat) agama, dan satu anak tangga dari tangga seorang salik dalam mendekatkan diri kepada Allah. Struktur maqamat agama terdiri dari (1) Pengetahuan (ma`arif) yang dapat dimisalkan sebagai pohon, (2) sikap (ahwal) yang dapat dimisalkan sebagai cabangnya, dan (3) perbuatan (amal) yang dapat dimisalkan sebagai buahnya. Seseorang bisa bersabar jika dalam dirinya sudah terstruktur maqamat itu. Sabar bisa bersifat fisik, bisa juga bersifat psikis. Karena sabar bermakna kemampuan mengendalikan emosi, maka nama sabar

berbeda-beda tergantung obyeknya.
1. Ketabahan menghadaapi musibah, disebut sabar, kebalikannya adalah gelisah (jaza`) dan keluh kesah (hala`)
2. Kesabaran menghadapi godaan hidup nikmat disebut, mampu menahan diri (dlobth an Nafs), kebalikannya adalah tidak tahanan (bathar).
3. Kesabaran dalam peperangan disebut pemberani, kebalikannya disebut pengecut
4. Kesabaran dalam menahan marah disebut santun (hilm), kebalikannyadisebut pemarah (tazammur)
5. Sabar dalam menghadapi bencana yang mencekam disebut lapang dada, kebalikannya disebut sempit dadanya.
6. Sabar dalam mendengar gossip disebut mampu menyembunyyikan rahasia(katum).
7. Sabar terhadap kemewahan disebut zuhud, kebalikannya disebutserakah, loba (al hirsh).
8. Sabar dalam menerima yang sedikit disebut kaya hati (qana`ah),kebalikannya disebut tamak, rakus (syarahun)

Sabar : Kunci Kecerdasan Emosi (3)
Rangking Sabar
Ada tiga tingkatan orang sabar :
1. Orang yang dapat menekan habis dorongan hawa nafsu hingga tidak ada perlawanan sedikitppun, dan orang itu bersabar secara konstan. Mereka adalah orang yang sudah mencapai tingkat shiddiqin.
2. Orang yang tunduk total kepada dorongan hawa nafsunya sehingga motivasi agama sama sekali tidak dapat muncul. Mereka termasuk kategori orang-orang yang lalai (al ghofilun).
3. Orang yang senantiasa dalam konflik antara dorongan hawa nafsu dengan dorongan keberagamaan. Mereka adalah orang yang mencampuradukkan kebenaran dengan kesalahan.

Secara ppsikologis, tingkatan orang sabar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :
1. Orang yang sanggup meninggalkan dorongan syahwat. Mereka termasuk kategori orang-orang yang bertaubat (at Taibin).
2. Orang yang ridla (senang/puas) menerima apapun yang ia terima dari Tuhan, mereka termasuk kategori zahid.
3. Orang yang mencintai apapun yang diperbuat Tuhan untuk dirinya, mereka termasuk kategori shidddiqin.

Sabar : Kunci Kecerdasan Emosi (4)
Hukum sabar.
Meski sabar itu konotasinyya positip, tetapi belum tentu tepat. Oleh karena itu hukum sabar terbagi tiga, yaitu wajib, sunnat dan makruh. Menyaksikan anggauta keluarganya terlibat maksiat misalnya, bersabar dalam arti tabah hati tanpa mengeluh adalah makruh, tetapi sabar ketika selalu gagal dalam berusaha memperbaiki mereka adalah wajib. Kembali kepada pengertian sabar : tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan, maka kunci kesabaran adalah kesadaarn atas tujuaan yang ingin dicapai. Orang yang lupa tujuan biasanya tidak mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi keadaan yang tidak mengenakkan. Tetapi sabar juga ada batasnya, oleh karena itu kesabaran harus selalu dievaluasi secara dinamis. Kesabaran juga biasanya berhubungan erat dengan perasaan syukur. Artinya orang yang pandai berterima kasih biasanya ia penyabar, sedangkan orang yang tidak mengerti berterima kasih (kufr ni`mat) biasanya emosinya mudah digelitik.

Dalam usaha problem solving menyangkut berbagai urusan kehidupan, sabar merupakan kekuatan yang sangat besar dan efektip. Oleh karena itu al Qur’an secara jelas mengingatkan agar dalam upaya memohon pertolongan kepada Tuhan, jangan lupa membangun infrastruktur psikologinya yang terdiri dari kesabaran dan doa (salat). Yaayyuhalladzina amanu ista`inu bis sobri was salat, innalloha ma`a assobirin (Q/2:153).

dikutip dari milis DT postingan dari : agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com
Read more...

Read More..

Tuesday, January 20, 2009

SERBA SERBI BUDAYA JEPANG

Hanami

Hanami (Tulisan di blog `Belajar dari Alam`)

p1050413.JPG
Musim semi sangat ditunggu kedatangannya oleh orang Jepang karena di musim inilah sakura bermekaran….

Bahkan tiap hari acara di TV dipenuhi dengan laporan bermekarannya sakura di seantero Jepang.

Tahun ini sakura di Tokyo bermekaran lebih awal 4-5 hari dibandingkan tahun lalu. Di Nagoya pun demikian. Mekarnya sakura yang sudah berumur ratusan tahun bahkan menjadi topik menarik acara2 di TV.

Orang Jepang pun menikmati mekarnya sakura dengan tradisi `hanami` yaitu hana wo miru atau melihat bunga. Tradisi hanami menggambarkan kegembiraan warga Jepang dengan adanya pergantian musim dan perubahan alam. Hanami tidak hanya dilakukan pagi atau siang tapi hingga larut malam, dengan minum sake, makan makanan khas Jepang, layaknya pesta kebun. Semuanya bergembira…

Namun akhir-akhir ini tradisi hanami membawa dampak negatif. Banyak orang Jepang yang mabuk dan angka kecelakaan pun meningkat. Taman pun menjadi gunung sampah. Di saat hanami kelihatannya kesadaran tertib buang sampah menjadi luntur. Sayang sekali…

Tapi di sisi lain, hanami seperti sebuah `rehat` singkat dari striknya hidup orang-orang Jepang. Pun merupakan pembelajaran berharga bagi anak tentang alam dan tradisi.

Read more...

Read More..

Saturday, January 17, 2009

HIDUP DI JEPANG


SERBA- SERBI MAKANAN JEPANG


Makan masakan Jepang memang enak sekali, selain kandungan minyak dalam setiap masakan tidak begitu banyak, kandungan gizi dalam makanan memang benar benar dihitung sesuai dengan kebutuhan yang di perlukan oleh tubuh. Contohnya; sewaktu masuk ke sebuah rumah makan dan memesan nasi dan lauk pauknya saja, pasti sewaktu makanan pesanan datang, di lengkapi dengan beberapa tambahan seperti sup (di jepang disebut miso sup) , dan sepiring kecil acar (setiap toko acarnya rasnya beda-beda), dan yang paling sepesial dan menjadi kebiasan di setiap rumah makan di Jepang ini,

kalau baru masuk dan duduk yang pertama di keluarkan oleh staf toko adalah segelas air putih/teh, dan tisu basah atau handuk untuk bersih tangan. Yang paling saya kagumi dengan makan makanan jepang adalah nasi putih tidak terlalu banyak, tapi yang paling penting lauk pauk dan sayur mayurnya harus balan dan seimbang, beda dengan saya sewaktu di Indonesia dulu nasi puti banyak dan tempe saja sudah cukup,,,yang penting perut kenyang.....ha,,haa...haa...apalagi ada sambal ,,tamba paten Read more...

Read More..

Thursday, January 15, 2009

PERAWATAN LANSIA DI JEPANG

Perawatan Lansia di Jepang: Catatan Pengalaman,
Pengamatan dan Pembelajaran
Oleh:Dwi Nurviyandari Kusuma Wati

Tujuan
Tiga tahun focus pada perawatan Lanjut Usia (Lansia) di Jepang memberikan inspirasi pada saya untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan. Dalam tulisan kali ini saya akan memaparkan pengalaman, pengamatan dan pembelajaran yang saya telah dapatkan tentang perawatan lansia dan system pengaturannya di Jepang. Harapan saya tulisan ini dapat memberikan wacana untuk semua kalangan pada umumnya terutama bagi profesi kesehatan di Indonesia untuk mulai serius mengolah perawatan Lansia.

Pendahuluan
Berawal pada November 2004, saya menjalani pelatihan/ magang di Houei Group Nursing Centre Miyakonojo, Miyazaki, Jepang selama sembilan bulan. Dilanjutkan dengan mengikuti program pasca sarjana, sekolah Ilmu Kesehatan di Kagoshima University dengan jurusan komunitas keperawatan (dua tahun program master).
Houei Group Nursing Center menyediakan perawatan lengkap untuk menunjang Lansia dalam berbagai kondisi, yang tujuan akhirnya adalah meningkatnya kualitas hidup Lansia. Selain untuk Lansia dengan gangguan kesehatan, disini disiapkan pula jenis pelayanan untuk Lansia yang masih aktif dan tinggal di masyarakat. Beberapa jenis fasilitas juga dikhususkan untuk Lansia dengan gangguan kognitif seperti demensia. Seluruh fasilitas yang ada dapat dijangkau oleh Lansia dengan jaminan kesehatan yang disebut dengan “Long-Term Care Insurance System”.

Saya berfokus pada penanggulangan jatuh dan cedera yang kerap dialami oleh Lansia dengan demensia untuk penelitian program master. Untuk menunjang penelitian tersebut saya berkunjung dan mengumpulkan data dari sembilan pusat perawatan Lansia (Panti Jompo, pusat rehabilitasi dan rumah sakit khusus Lansia) disekitar Tokyo. Inilah yang membuat saya memahami permasalahan “Aged Society” yang saat ini dihadapi oleh pemerintah Jepang.

Populasi Lansia
Saat ini jepang berada pada pintu menuju masyarakat dengan jumlah Lansia yang besar (Super Aged Society). Berdasarkan sensus nasional Jepang tahun 2003, jumlah total Lansia saat ini adalah 127.690.000 atau 19% (Japan Statistic Bureau) dari jumlah total penduduk Jepang, sebagai tambahan jumlah total anak usia dibawah 14 tahun adalah 13%. Kondisi ini terbalik dengan Indonesia dimana jumlah anak-anak berada jauh diatas jumlah populasi Lansia. Usia harapan hidup yang dicapai Lansia di Jepang untuk pria adalah 78,32 tahun dan 85,23 tahun untuk wanita (Yoshida, 2003)

Suatu hari ketika berbelanja di Supermarket di Miyakonojo saya sengaja memperhatikan para pengunjung yang datang, disetiap mata memandang saya dapatkan sosok Lansia yang sedang berbelanja. Awalnya saya berpikir hari ini adalah hari khusus untuk Lansia, tapi seiring dengan waktu, fenomena seperti ini menjadi pemandangan yang biasa. Dapat kita temukan Lansia dengan mudahnya hampir disetiap fasilitas umum di Jepang, mulai dari pusat perbelanjaan, di pameran lukisan, tempat wisata bahkan perpustakaan umum. Jepang memang menyediakan fasilitas khusus untuk para Lansia dan orang cacat untuk memudahkan mereka menggunakan fasilitas tersebut, sebagai contoh adalah pada sarana transportasi umum seperti bus dan kereta, dapat kita lihat adanya tempat duduk yang diprioritaskan untuk Lansia dan orang cacat yang digunakan sebagaimana mestinya. Lansia di Jepang dapat beraktifitas layaknya semua orang, mereka tetap bersosialisasi satu sama lain dan terlihat enerjik.

Nenek saya saat ini berusia 70 tahun, beliau sangat jarang keluar rumah, sebagian besar waktunya dihabiskannya didalam rumah. Demikian juga kondisi yang dialami oleh sebagian besar Lansia di Indonesia. Aktifitas Lansia lebih banyak berfokus pada kegiatan spiritual keagamaan, mereka mengharapkan ketenangan suasana di hari tua mereka. Tentu saja hal ini sangatlah positif dan perlu untuk dilanjutkan, namun yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai Lansia tidak dapat beraktifitas keluar rumah karena memang tidak disiapkan fasilitas yang dapat membantu mereka.

Saat ini saya berdiri pada dua kasus yang ada. Terdapat perbedaan latarbelakang, budaya, perkembangan social ekonomi dan paradigma tentang “age and aging” dari dua negara ini. Jepang adalah negara berkembang yang sudah mengatur dengan baik pelayanan kesehatan untuk Lansia. Indonesia masih jauh tertinggal karena memang saat ini prioritas pelayanan kesehatan Indonesia masih berfokus pada pelayanan kesehatan Ibu dan anak juga penyakit infeksi, namun demikian tidaklah salah bila kita melihat jauh kedepan dan belajar dari yang telah dipraktekkan Jepang dalam memgembangkan program pelayanan kesehatan untuk Lansia.

System Perawatan Lansia
“Long-Term Care Insurance System” yang diluncurkan dari Departemen Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang pada tahun 2000 adalah jawaban untuk mengatasi masalah peningkatan jumlah Lansia. Memberikan support bagi penduduk dalam menghadapai hari tua adalah salah satu dari tujuan system ini (Ministry of Health, Labour and Welfare). Walaupun panjang umur adalah sesuatu yang seharusnya patut untuk di syukuri, namun hal tersebut diikuti oleh masalah social seperti peningkatan jumlah pension dan biaya kesehatan, hal ini tentunya akan meningkatkan beban ekonomi yang harus di tanggung pemerintah. 

Rumah Jompo (Nursing Home), Layanan harian untuk Lansia (Day Service), pusat rehabilitasi dan Rumah sakit khusus Lansia adalah pelayanan Lansia yang banyak ditemui di Jepang. Rumah Jompo adalah pelayanan untuk Lansia dengan tingkat ketergantungan perawatan yang tinggi (fisik lemah), mereka tinggal difasilitas tersebut sampai waktu yang tidak ditentukan, pada umumnya mereka berada di Panti Jompo sampai akhir hidupnya. Layanan harian Lansia adalah jenis pelayanan untuk Lansia yang masih aktif dan tinggal di masyarakat, Lansia datang kepelayanan ini pada pagi hari dan pulang kembali pada sore hari. Layanan harian yang disediakan adalah perawatan dasar (pengukuran tanda-tanda vital, perawatan diri, eliminasi) dan juga sosialisasi berupa olah raga, permainan, keterampilan dan hiburan. Rumah sakit dan rehabilitasi Lansia adalah jenis pelayanan perawatan akut dengan tingkat ketergantungan medis yang tinggi.

Fasilitas pelayanan kesehatan untuk Lansia di tunjang oleh tim kesehatan yang bekerja secara professional. Tim kesehatan terdiri dari dokter, perawat, care manager, care worker, physical therapy, occupational therapy, pharmacist dan nutritionist. Tim kesehatan bekerja sama dalam setiap fasilitas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna untuk Lansia.
Selama lima bulan menjalani training di Panti Jompo (Houbuen Nursing Home), saya telah mengetahui dengan baik nama, kebiasaan, ruangan dan barang-barang milik pribadi dari semua Lansia (60 orang) yang menetap disana. Hal ini tidaklah mudah, butuh waktu untuk dapat menghapalnya, ini adalah salah satu point penting dalam merawat Lansia dengan gangguan kognitif. Aktifitas Lansia di Nursing home adalah sebuah rutinitas, karena aktifitas yang berulang lebih mudah dipahami oleh Lansia.

Penutup
Menjadi tua dan lemah adalah siklus hidup yang akan di lalui oleh semua manusia, pada fase ini kondisi fisik dan akal bisa dikatakan kembali seperti anak-anak. Memberikan perawatan untuk Lansia selain harus telaten, sabar dan penuh kasih sayang, hal yang membuat berbeda dengan perawatan lain adalah rasa hormat yang harus kita tunjukkan, karena orang yang kita rawat memiliki pengalaman dan usia yang jauh diatas kita.

Perawatan Lansia bukanlah hal baru di Indonesia, saat ini dapat kita temui beberapa fasilitas panti jompo yang dikelola oleh Departemen Sosial atau swasta. Kualitas pelayanan, jenis pelayanan dan jangkauan oleh Lansia adalah hal penting yang harus kita tingkatkan, agar tujuan meningkatnya kualitas hidup Lansia (Quality of Live/ QOL) dapat dicapai.

Artikel terdapat online di: http://www.beritaiptek.com/pilihberita.php?id=322
Read more...

Read More..

Wednesday, January 14, 2009

KEAJAIBAN HIDUP DATANG DARI KEYAKINAN DAN KERJA KERAS!!!

RESOLUSI TAHUN 2009

Hai Blogger Mania?? Pa kabar tahun baru??
Menapaki shio kerbau tanah, banyak moment yang akan muncul dan berbaur dengan aktivitas dan kreativitas kita. Salah satu yang paling up to date adalah Agressi Militer Israel yang memborbardir rakyat dan saudara kita di Palestine, sedih dan menyakitkan apabila lihat dan denger perang di jalur Gaza tersebut…(apalagi ada berberapa temenku yang tinggal disana), apalagi sampai detik ini belum ada kabar sama sekali, hidup atau mati saya tidak tahu. Entah siapa dan bagaimana kita berbuat??? Apa hanya dengan doa saja ya. Hmmm...mudah- mudahan segera berakhir ya.

Di Negari kita sendiri, sedang mempersiapkan pesta rakyat atau pesta para aktivis politikus yang akan bertarung d kancah politik sekaligus pesta penghaburan uang yang seharusnya hak para kaum papa yang butuh uang untuk bertahan hidup. Nista banget ya..para elite politik kita yang hanya nampang tenar melalui koar- koar debat kehebatan tanpa lihat banyak rakyat menderita, banjir dimana- mana, korupsi gak ada beresnya, kemiskinan makin merajalela, jakarta tetep muaceettt, PHK mulai bergerak mengancam pekerja...tuh PR pemerintah makin buanyak ya???

Suatu ketika saya melihat ranah politik dipenuhi wajah- wajah asing yang terpampang di setiap sudut jalanan, sampe saya bingung itu sapa toh?? Koq wuaeneh tenan...ada yang senyum, pasang tampang serem, sampe ada yang berpose layaknya artis wae...wualah bedak dan lipstiknya tebel banget re’?? he he he...Eeehh..ada artis juga ding yang laris manis sebagai simpatisan penarik suara gratis rakyat, bukan apa- apa seh??? Cuma koq saya sangsi ya...apa mereka mampu jadi penampung suara rakyat? wong biasa akting koq disuruh urusin rakyat..ntr malah2 akting juga...huhuuuuuuuh!!apes tenan negara kowe.. he he heeee....

Sebut saja namanya Pa Margo, belakangan jadi tenar gara- gara mencalonkan diri jadi caleg di kampungku...rasa- rasanya saya koq tau ya, beliau ini kuliah juga ndak’ lulus, lah wong...kuliahnya juga sealmamater bareng aku....eeehhh..setelah ditilik- tilik si beliau ini punya duit buanyak jadi yaaahhh...maklum saja pengaruhnya gede juga. Cemen ya?? Kalo hanya pake jalan pelicin gitu mah...tukang becak dibayarin juga bisa atuh...hek hekkkk. Pernah dulu temenku iseng nawarin aku maju jadi caleg, ”Eh..lo kenapa seh gak nyaleg aja??? Ntr gw urus deh semua detil- detilnya, pokoknya di tanggung beres”...begitu tawaran temenku itu yang notabenenya pegawai senior pemerintahan,...kujawab aja: ”wah...gw gak bisa anteng boz, repot ntr kalo gw ngiler...he he hee, ngilerin rakyat, ngiler liat uang banyak,ngiler korupsi, ngiler kalo disuruh rapat yang gak jelas juntrungannya ha ha ha huaaaakkk huakkk huakkk cruattttt!!!

Siapa seh yang gau mau jadi kaya??? Tapi kalo begitu caranya sorry man...mendingan kaya begini aja, kerja sambil bermain jauh lebih nyaman,...datang sekali, survey dan kerja trus dapat duit deh...kan lebih enak. Jadi inget waktu aku kerja di manajemen, pagi kerja pulang sore sampe malem masih kerja, fisik kerja pikiran kerja sampe kentut tetep kerja dan yang bikin pengen muntah kalo pakai aksi senyum- seyum kuda buat si empunya yang punya gawe tetep seneng..wuiiihhh....gak enak banget tau!! Alhamdulillah akhirnya kejenuhan itu bisa diatasi setelah keputusan aku untuk keluar dari zona nyaman, walaupun banyak hal yang mesti aku tinggalkan dan aku korbankan, korban rasa, korban fitnah dan korban hati. Pelajaran yang paling berEmas buat gw...jadi tahulah sedikitnya tentang kenistaan organisasi he he he eeee...

Tahun 2009 adalah resolusi terbaik untuk merenung dan memperbaiki diri, setidaknya kesepemahaman hidup dan keselarasan hati dan fikiran untuk lebih teliti dan berdamai dengan diri sendiri dan juga hidup,...segala upaya yang telah dilalui tinggal diperbaiki dan ditingkatkan. Sepenuhnya harus ada perubahan secara signifkan dan terpadu, walau demikian ada banyak hal yang mesti saya penuhi di tahun ini supaya keinginanku untuk bahagiakan orang- orang disekitarku bisa terwujud amin, termasuk orang yang sekarang lagi nemenin aku nulis he he heee...dia senyum- senyum simpul aja tuh sambil nyengggolin tanganku ha ha ha haaaa (trainer koq payah??!!!).

Terima Kasih Tuhan segala limpahan kasihMu dan bahagia yang Kau torehkan buat aku semakin kuat dan teguh memenuhi janjiku, yaahhh,...walau belum sepenuhnya terwujud, seenggaknya aku bisa bertahan dari harga diriku untuk tidak bergelut dengan rasa benci dan dendam. Amin amin amin...aku bisa berjalan sesuai dengan aturan konsepMu. Saya jauh lebih nyaman, itu yang paling penting sehingga apapun yang aku kerjakan rasanya lebih nikmat. Mudah- mudahan kerjaku tetep bisa bermanfaat untuk orang lain amin.

PeMosting; Lindaazza
Read more...

Read More..

KOMENTAR ANDA